Kelompok Tani Bargot Belajar Membuat Demplot Tanaman Aren di Desa Bulumario

Kelompok Tani Bargot Belajar Membuat Demplot Tanaman Aren di Desa Bulumario

Penyuluh Kehutanan BBKSDA Sumatera Utara berdiskusi dengan pengurus Kelompok Tani

Bargot Bulumario, 24 April 2026 – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara melalui Penyuluh Kehutanan Seksi Konservasi Wilayah (SKW) V yaitu Efrina Rizkiyah Pohan, S.P. melakukan pendampingan ke Kelompok Tani Bargot di Desa Bulumario, kawasan CA Sibual-buali. Pendampingan ini dihadiri oleh beberapa pengurus serta perwakilan anggota kelompok tani. Tujuan pendampingan ini dalam rangka mendukung pembuatan demplot tanaman aren sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi. Dalam kesempatan tersebut, penyuluh kehutanan memberikan informasi tentang rencana pembuatan demplot tanaman aren yang akan dibuat dan dikelola oleh kelompok tani. Partisipasi aktif kelompok tani terlihat dari keterlibatan mereka dalam menyampaikan antusiasnya, kesiapan, serta ikut memberikan masukan dan saran dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam pertemuan tersebut, diskusi bersama kelompok tani menjadi bagian penting dalam menentukan jenis bibit aren yang akan digunakan pada demplot tersebut. Penyuluh kehutanan memfasilitasi pertukaran informasi terkait keunggulan beberapa jenis bibit, baik dari segi produktivitas maupun ketahanan terhadap kondisi lingkungan. Kelompok tani juga turut menyampaikan pengalaman dan preferensi mereka dalam budidaya tanaman aren. Hasil diskusi ini diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama mengenai jenis bibit yang paling sesuai untuk dikembangkan di Desa Bulumario nantinya.

Peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus serta anggota Kelompok Tani Bargot

Selanjutnya, dilakukan penyusunan program kerja dalam implementasi demplot aren secara partisipatif antara penyuluh kehutanan dan pengurus/anggota kelompok tani. Penyusunan ini mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pengadaan bibit, persiapan lahan, hingga kegiatan pemeliharaan tanaman. Proses ini dilakukan secara terbuka untuk memastikan transparansi dan kesesuaian dengan kondisi sesungguhnya di lapangan. Dengan adanya program kerja yang tersusun dengan baik, diharapkan pelaksanaan demplot aren dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan pembuatan demplot aren ini memberikan manfaat dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat upaya konservasi di kawasan CA Sibual-buali. Pengembangan aren diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan tanpa merusak hutan. Keterlibatan aktif kelompok tani juga mendorong kemandirian dan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sumber daya alam. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh praktik baik yang terus dikembangkan serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan upaya pelestarian kawasan konservasi.

Sumber: Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, Bidang KSDA Wilayah III Padagsidimpuan – Balai Besar KSDA Sumatera Utara